Pernah bertanya-tanya mengapa orang-orang sering berbohong ? Kira-kira apa hal yang menyebabkan seseorang berbohong ? Terdapat banyak sekali alasan mengapa seseorang berbohong dan kamu bisa menemukan beberapa penjelasan psikologisnya dalam artikel ini.

Setiap dari kita, termasuk kamu, pasti pernah berbohong mengenai suatu hal. Setelah berbohong, kita mengalami perasaan yang tidak enak karena kita mengungkapkan hal yang tidak benar. Masih bagus jika kita masih merasa tak enak, sehingga tak mengulanginya. Namun ada juga orang yang tak merasakan efek apapun setelah berbohong, karena sudah terlalu sering berbohong. Kira-kira apa yang menyebabkan seseorang berbohong ? Temukan jawabannya dibawah ini.

Bohong Dalam Urusan Hubungan Asmara

Kamu pernah menemukan pacarmu selingkuh ? Sering sekali dibohongi pacar ? Terdapat banyak sekali alasan dibalik kebohongan dalam hubungan pacaran.  Biasanya kebohongan terjadi saat seseorang sudah tak mau lagi membina hubungan dengan pasangannya, namun tak berani mengungkapkannya. Motifnya bisa bermacam-macam, bisa karena selingkuh, bosan, dilarang orang tua, tak suka dengan kebiasaan buruk, dan lainnya. Seseorang tak berani memutuskan sesuatu karena takut jika pasangannya marah atau melakukan hal-hal ekstrem seperti bunuh diri misalnya.

Terkadang seseorang juga berbohong mengenai masa lalunya, baik mengenai dirinya maupun mengenai kisah asmara dengan mantannya. Misalnya, seseorang berbohong mengenai kisah cintanya di masa lalu dengan mengatakan bahwa ia yang memutuskan mantannya, padahal mantannya lah yang memutuskan dia.

Membual merupakan salah satu jenis kebohongan yang biasanya terjadi di awal atau sebelum hubungan pacaran. Seseorang mengatakan hal-hal yang tak rasional agar calon pasangannya mau jadian dengannya. Misalnya seperti “cuma kamu satu-satunya perempuan di hatiku” atau “beberapa bulan lagi, kita akan tinggal di sebuah rumah yang didalamnya hanya ada aku dan kamu”.

Berbohong di Lingkungan Kerja

Meskipun memiliki sistem yang profesional, lingkungan kerja juga dipenuhi dengan kebohongan-kebohongan. Persaingan kerja dan juga keinginan untuk memberhentikan orang lain merupakan penyebab mengapa seseorang berbohong di lingkungan kerja. Persoalan relationship biasanya merupakan alasan mengapa seseorang berbohong atau mendiskreditkan orang lain. Namun tak semua kebohongan di area kantor berhubungan dengan relationship, ada juga yang dikarenakan kebiasaan. Seseorang yang terbiasa menunda-nunda pekerjaan juga sangat sering berbohong mengenai pekerjaannya. Misalnya, seseorang pura-pura sakit atau melakukan hal-hal ‘gawat’ lainnya dengan tujuan agar pihak kantor percaya dengan pekerjaannya yang tertunda. Banyak orang berbohong karena ingin cepat naik gaji, dan beberapa lainnya mencoba menghindar dari tanggung jawab. Alhasil dengan banyaknya kebohongan ini, produktivitas kerja di kantor semakin menurun.

Berbohong Pada Diri Sendiri

Orang-orang terkadang berbohong pada dirinya sendiri, berusaha menjustifikasi bahwa apa yang diyakininya itu benar, padahal tidak. Otak manusia bisa saja toleran dengan penipuan, dan itu terjadi ketika kita berusaha menolak kebenaran yang senyata-nyatanya. Misalnya orang-orang sering membohongi dirinya sendiri dengan shopping di mall, padahal belanja di pasar tradisional jauh lebih murah.  Terkadang saat bercermin, kita merasa bahwa ada yang kurang dengan wajah kita. Padahal menurut orang lain, tak ada satupun kekurangan yang ada di wajah, karena orang-orang sebenarnya tidak peduli dengan hal itu. Perlu kamu ketahui, bohong pada diri sendiri tidak selalu berkonotasi negatif. Misalnya ketika ingin naik ke panggung, kamu berusaha semaksimal mungkin membohongi dirimu sendiri bahwa kamu tidak grogi sama sekali.

Cara Mengidentifikasi Seorang Pembohong

Terdapat beberapa clue yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui seseorang berbohong atau tidak. Bahasa tubuh merupakan parameter terbaik yang bisa kamu gunakan. Seseorang yang berbohong pasti menghindari kontak mata dan sentuhan di bagian wajah. Tak hanya itu, seseorang yang berbohong tersenyum hanya dengan otot-otot mulutnya, sehingga matanya masih terlihat waspada. Jika didekati, seseorang yang berbohong pasti berusaha mundur, meskipun gerakannya sangat minim.

Nah itulah beberapa penjelasan psikologis mengapa seseorang berbohong. Jika kamu menemukan seseorang yang sering berbohong, mungkin beberapa poin diatas bisa menjelaskan penyebabnya. Bagi siapapun yang membaca artikel ini jangan pernah berbohong ya, karena hidungmu bisa memanjang seperti Pinokio.

http://leighrss.com/wp-content/uploads/2018/01/Mengapa-Seseorang-Berbohong-1.jpghttp://leighrss.com/wp-content/uploads/2018/01/Mengapa-Seseorang-Berbohong-1-150x150.jpgleighrssBerita MenarikPernah bertanya-tanya mengapa orang-orang sering berbohong ? Kira-kira apa hal yang menyebabkan seseorang berbohong ? Terdapat banyak sekali alasan mengapa seseorang berbohong dan kamu bisa menemukan beberapa penjelasan psikologisnya dalam artikel ini. Setiap dari kita, termasuk kamu, pasti pernah berbohong mengenai suatu hal. Setelah berbohong, kita mengalami perasaan yang tidak...Kumpulan Berita Viral Dan Menarik